PRAMUKA SMA NEGERI 2 MARTAPURA

Pramuka merupakan salah satu ekstrakulikuler di SMA Negeri 2 Martapura

ROHIS AT- TAQWA SMA NEGERI 2 MARTAPURA

proses peningkatan mutu keagamaan.

TIM PASKIBRAKA SMA NEGERI 2 MARTAPURA

Paskibraka merupakan salah satu kegiatan Ekstrakurikuler yang di laksanakan di SMA Negeri 2 Martapura Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan.

JAJARAN GURU DAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH

Foto Bersama Guru Dan TAS SMAN2MPA

Foto Pelajar SMAN2MPA Yang Lulus SNBP SPAN DAN POLTEKES

selamat kepada Pelajar Yang Lulus SNBP Dan SPAN 2026

JADWAL SPMB 2026/2027 SMA NEGERI 2 MARTAPURA

Jumat, 22 Mei 2026

PERSYARATAN PENDAFTARAN,VERIFIKASI BERKAS DAN JADWAL SPMB SMA NEGERI 2 MARTAPURA 2026/2027


1. 

      P ERSYARATAN UMUM SPMB

Bagi calon murid baru kelas 10 harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

a.     Berusia paling tinggi 21 tahun pada tanggal 1 Juli 2026 dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisasi oleh lurah/ kepala desa atau pejabat lain yang berwenang.

b.     Telah menyelesaikan SMP/MTS  bentuk lain yang sederajat, dibuktikan dengan ijazah atau surat keterangan lulus.

c.       Dalam hal untuk memastikan keaslian dokumen persyaratan penerimaan murid baru maka orangtua/ wali murid wajib membuat surat pernyataan.

 

2.       PERSYARATAN KHUSUS DAN BERKAS SPMB YANG DISIAPKAN SAAT PENDAFTARAN DAN VERIFIKASI

A.      JALUR DOMISILI

1.Fotokopi akta kelahiran/ surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir Lurah/kades (menunjukkan aslinya bagi yang tidak dilegalisir).

 2. Surat keterangan lulus (jika sudah ada), fotokopi nilai rapor semester 1- 5 yang telah dilegalisir pihak sekolah.

3. Bukti domisili dibuktikan dengan Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran SPMB yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh lurah/ kepala desa atau pihak yang berwenang sesuai dengan domisili calon murid yang bersangkutan. (menunjukkan KK asli). Apabila KK tidak dimiliki oleh calon murid karena keadaan tertentu (bencana alam/ bencana sosial) maka dapat diganti dengan surat keterangan domisili yang diterbitkan oleh pihak berwenang dan dilegalisasi oleh lurah/ kepala desa atau pejabat setempat yang berwenang, dengan ketentuan bahwa calon murid telah berdomisili paling singkat 1 tahun sejak diterbitkananya surat keterangan domisili dengan menuliskan jenis bencana yang dialami.

 4. Nama orangtua/ wali calon murid baru yang tercantum dalam KK harus sama dengan nama orangtua/wali yang tercantum dalam rapor/ ijazah jenjang sebelumnya.

5. Bagi orangtua yang telah meninggal dibuktikan dengan menunjukkan akta kematian/ akta cerai yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.

6. Dalam hal terjadi perubahan data KK dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dan bukan karena perpindahan domisili, maka KK yang dimaksud dapat digunakan sebagai dasar seleksi jalur domisili (yang dimaksud adalah penambahan anggota keluarga, selain calon murid baru, pengurangan jumlah anggota keluarga karena meninggal dunia). Jika terdapat perubahan data pada KK yang dimaksud, maka harus disertakan KK lama untuk keluarga yang mengalami perubahan data/ rusak atau surat kehilangan dari kepolisian.

7. Menandatangi Surat Pernyataan keaslian dokumen bermaterai 10.000,- (bisa diunduh di website SMAN 2 Martapura)  

8. Apabila terbukti ada pemalsuan dokumen, maka calon murid baru dinyatakan gugur.

 

B.      JALUR AFIRMASI

1. Fotokopi akta kelahiran/ surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.

 2. Surat keterangan lulus (jika sudah ada), fotokopi nilai rapor semester 1 - 5 yang telah dilegalisir pihak sekolah.

3. Fotokopi Kartu Keluarga yang telah dilegalisir/ lurah/kades (menunjukkan KK asli)

4. Fotokopi kartu PIP, PKH, bukti keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat atau daerah.

5. Tidak berlaku kartu keikutsertaan program jaminan kesehatan nasional: KARTU INDONESIA SEHAT (KIS) DAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU (SKTM)

6. Bagi penyandang disabilitas harus memiliki surat rekomendasidari dr/ dokter spesialis, kartu penyandang disabilitas yang dikeluarkan oleh kementrian yang menyelenggarakan urusan pemerintah bidang sosial.

7. Menandatangi Surat Pernyataan keaslian dokumen bermaterai 10.000,- (bisa diunduh di website SMAN 2 Martapura)

 8. Apabila terbukti ada pemalsuan dokumen, maka calon murid baru dinyatakan gugur.

 

C.      JALUR PRESTASI AKADEMIK

1. Fotokopi akta kelahiran/ surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.

2. Fotokopi nilai rapor semester 1 - 5 yang dilegalisir pihak sekolah, disertai SPTJM nilai rapor dari kepala SMP/MTs (contoh bisa diunduh di website SMAN 2 Martapura)

3. Fotokopi kartu Keluarga yang telah dilegalisir oleh pihak yang berwenang  lurah/kades (menunjukkan KK asli)

4. Fotokopi sertifikat/ piagam peringkat umum 1-3, peringkat/ rangking kelas 1-5 disertai SPTJM kepala SMP/MTs. (contoh bisa diunduh di website SMAN 2 Martapura)

 5. Fotokopi sertifikat/ piagam prestasi akademik dibidang sains, teknologi, riset dan inovasi yang diterbitkan paling lama 3 tahun sebelum pendaftaran SPMB yang dibuktikan dengan SPTJM kepala SMP/ MTs (contoh bisa diunduh di website SMAN 2 Martapura) dan sertifikatnya dilegalisir. (OSN, KSN, OLSN, OPSI, KSM, Kompetisi Robot). Prestasi akademik pada kategori perorangan/ individu, kelompok/ beregu). 6. Dalam seleksi SPMB jalur prestasi akademik hasil lomba, maka Kepala SMP/MTs wajib memverifikasi dan memvalidasi prestasi/ penghargaan dokumen sertifikat/ piagamnya dengan mengidentifikasi data/ dokumen sertifikat yang telah diunggah oleh calon murid baru di sistem aplikasi SPMB atau dapat memvalidasi terhadap prestasi yang telah dikurasi oleh kementrian melalui laman https://simt.kemendikbud.go.id

7. Apabila terbukti ada pemalsuan dokumen, maka calon murid baru dinyatakan gugur.


D.      JALUR PRESTASI NON AKADEMIK

1. Pengalaman sebagai ketua OSIS, Pramuka yang dibentuk/ diakui oleh satuan pendidikan (SK Kepala sekolah)

 2. Sertifikat/ piagam dibidang seni, budaya, Bahasa, olahraga yang diterbitkan 3 tahun sebelum SPMB meliputi FLS2N, Gala Siswa Indonesia, O2SN, AKSIOMA, PON, PORPROV, POPNAS, POPWIL, POPDA, Paragame Olahraga Nasional

3. Bidang keagamaan : juara MTQ kabupaten, provinsi, nasional, penghapal kitab suci, prestasi bidang pramuka. Prestasi non akademik kategori perorangan/ individu, kelompok/ beregu.

4. Dalam seleksi jalur prestasi hasil lomba, Kepala SMP/ MTS wajib memverifikasi/ memvalidasi sertifikat/ piagam dengan mengidentifikasi data / dokumen sertifikat yang telah dikurasi oleh kementrian melalui laman https://simt.kemendikbud.go.id;

5. Jumlah piagam/ sertifikat yang diajukan paling banyak 5 dengan bobot nilai tertinggi.

 6. Jalur prestasi non akademik menambahkan kemampuan akademik berdasarkan ratarata nilai rapor 5 semester terakhir pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS yang dibuktikan dengan SPTJM kepala SMP/MTs.

7. Apabila terbukti ada pemalsuan dokumen, maka calon murid baru dinyatakan gugur.

 

E.       JALUR NILAI ТКА

1. Memiliki nilai TKA yang dibuktikan dengan fotokopi sertifikat TKA dan SPTJM kepala SMP/MTs.

2. Menambahkan kemampuan akademik berdasarkan rata-rata nilai rapor 5 semester terakhir pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS yang dibuktikan dengan SPTJM kepala SMP/ MTs.

3. Dalam hal terdapat dugaan pemalsuan bukti nilai dan sertifikat TKA, panitia SPMB dapat melakukan vrifikasi dan validasi lapangan serta menindaklanjuti hasilnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

 4. Apabila terbukti ada pemalsuan dokumen, maka calon murid baru dinyatakan gugur.

 

F.       JALUR PRESTASI MELALUI TES AKADEMIK

a) Fotokopi akta kelahiran, Kartu keluarga yang dilegalisir oleh pihak yang berwenang

 b) Nilai rapor 5 semester terakhir pada mata pelajaran: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS yang dibuktikan dengan SPTJM kepala sekolah SMP/MTs

c) Fotokopi nilai rapor semester 1 - 5 yang dilegalisir oleh pihak sekolah.

d) Rata-rata nilai rapor 5 semester terakhir pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA dan IPS.

G.     JALUR MUTASI

1. Fotokopi akta kelahiran/ surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.

 2. Surat keterangan lulus (jika sudah ada), fotokopi nilai rapor semester 1 - 5 yang telah dilegalisir pihak sekolah.

3. Fotokopi Kartu keluarga yang dilegalisir oleh pihak yang berwenang (menunjukkan KK asli)

4. Fotokopi surat tugas orangtua/ surat penugasan orangtua/wali yang melaksanakan tugas baru pada instansi, lembaga pemerintah.

5. Menandatangi Surat Pernyataan keaslian dokumen bermaterai 10.000,- (bisa diunduh di website SMAN 2 Martapura)

6. Bagi anak guru dibuktikan dengan surat penugasan orangtua sebagai guru bagi calon murid baru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orangtua/wali mengajar.

7. Apabila terbukti ada pemalsuan dokumen, maka calon murid baru dinyatakan gugur.

 

H.   Pendaftaran dilakukan secara online di website sekolah, verifikasi berkas secara luring/tatap muka di sekolah sesuai jadwal dan jam kerja.

 

I.      Bagi peserta yang dinyatakan lulus agar segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang ditentukan. Adapun syarat daftar ulang akan diinformasikan kemudian. Bagi calon murid baru yang dinyatakan lulus dan tidak melaksanakan daftar ulang sesuai jadwal dianggap mengundurkan diri.

 

J.        SPMB SMA NEGERI 2 MARTAPURA BEBAS PUNGLI DAN GRATIVIKASI

 

    Untuk Kelengkapan Dokumen Pendaftaran di atas dapat di unduh melalui link drive di bawah

1.SURAT PERYATAAN ORANG TUA/KEASLIAN DOKUMEN

2.SPTJM NILAI RANGKING PERINGKAT NILAI RAPOR

3.SPTJM NILAI RAPOR

4.SPTJM NILAI TES KEMAMPUAN AKADEMIK TKA

5.SPTJM PENGALAMAN PENGURUS ORGANISASI DI SEKOLAH ASAL

6.SPTJM SERTIFIKAT AKADEMIK DAN SERTIFIKAT PRESTASI NON AKADEMIK

https://drive.google.com/drive/folders/1pxpdftf8jzALsMDtc8nYwupuV0glO6Oj?usp=sharing

Ketentuan Map Untuk Peserta verifikasi Berkas

  • JALUR AFIRMASI MAP KERTAS BIRU
  • JALUR DOMISILI MAP KERTAS HIJAU
  • JALUR PRESTASI AKADEMIK/NON AKADEMIK MAP KERTAS MERAH
  • JALUR TKA MAP KERTAS KUNING
  • JALUR MUTASI MAP KERTAS MERAH MUDA

Catatan: 1. Apabila ada peserta yang tidak melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan dan telah diinformasikan pada saat pengumuman, dianggap mengundurkan diri.

Pengumuman lebih lanjut lihat di

Website :                                           https://www.sman2mpa.sch.id/

Instagram resmi :                            https://www.instagram.com/smanegeri2martapura/

Nomor yang bisa dihubungi:      1. Iwan Setiawan, S. Pd. : 0852-6812-1983

       2. Yuniarti,S.Pd               : 0813-6749-4300

AIR MATA DUA SAUDARA DI BALIK KESUKSESAN



Karya:
Almira Dhaniara Tyas Sari

Kelas: 10.1

Hujan turun deras sore itu, membasahi atap rumah kecil yang hampir roboh. Di dalamnya, dua anak kembar, Aldi dan Aldo, duduk di samping nenek mereka yang terbaring lemah.

Sejak kecil, mereka telah kehilangan kedua orang tua. Kini, satu-satunya tempat mereka bersandar hanyalah nenek yang setiap hari semakin melemah.

Batuk nenek terdengar panjang.

“Nek… tahan ya, Nek… kami pasti cari uang buat obat…” ucap Aldi sambil menggenggam tangan nenek.

Nenek tersenyum lemah.

“Cucu-cucuku... jangan terlalu memikirkan Nenek,” suaranya pelan, hampir tak terdengar.

Air mata Aldo langsung jatuh.

“Nenek jangan ngomong gitu, kami masih butuh nenek.”

Nenek mengangkat tangan gemetar, mengusap kepala mereka.

“Kalian harus jadi anak kuat, saling menjaga, jangan pernah pisah…”

Mereka hanya bisa menangis.

Itu adalah kata-kata terakhir yang mereka dengar dari nenek.

Hari-hari berlalu dengan berat.

Untuk bertahan hidup, sepulang sekolah mereka berjualan gorengan di pinggir jalan. Dengan wajah lelah, mereka tetap tersenyum menawarkan dagangan.

“Gorengan… gorengan hangat…” suara mereka terdengar lirih di tengah hiruk-pikuk jalan.

Namun, tidak semua orang memperlakukan mereka dengan baik.

Di sekolah, mereka sering menjadi bahan ejekan.

“Eh, si tukang gorengan! Hidupnya cuma jualan doang ya?” teriak Rico sambil tertawa bersama teman-temannya.

Aldi hanya menunduk. Ia memilih diam.

Suatu hari, saat Aldo tidak masuk karena menjaga nenek, Aldi kembali dipermalukan.

“Bagi gorengan lu! Gue lapar!” kata Rico kasar.

“Maaf… ini untuk dijual. Kami butuh uang untuk beli obat nenek…” jawab Aldi pelan.

Namun, kata-kata itu tidak berarti apa-apa. Dengan kasar, Rico merampas uang hasil jualan Aldi.

“Gue nggak peduli!” bentaknya.

Uang itu jatuh ke tangan yang salah.

Aldi hanya bisa terdiam. Tangannya gemetar, matanya basah.

“Ya Tuhan, itu satu-satunya harapan kami hari ini,” bisiknya sambil menahan tangis.

Langkahnya terasa berat saat pulang ke rumah. Uang itu seharusnya untuk membeli obat. Namun, takdir seolah tidak berpihak.

Di dalam rumah, Aldo langsung menghampirinya.

“Kak… obat nenek mana? Nenek dari tadi kesakitan…” suaranya penuh harap.

Aldi tak mampu menatap mata adiknya.

“Maaf... uangnya diambil,” ucapnya terbata-bata.

Hening.

Hanya suara napas nenek yang terdengar lemah dari dalam kamar.

Aldo menunduk, air matanya jatuh perlahan.

Malam itu, mereka hanya bisa duduk di samping nenek, tanpa obat, tanpa harapan.

Dan di hari ujian, mereka terpaksa meninggalkan nenek sendirian.

“Aku takut,” bisik Aldo.

“Kita harus kuat,” jawab Aldi, meski hatinya hancur.

Saat mereka pulang, hujan turun lagi.

Dan bendera kuning sudah terpasang.

Dunia mereka runtuh.

“Nek…!”

Tubuh nenek sudah dingin.
Tak ada lagi suara.
Tak ada lagi senyum.
Hanya diam, selamanya.

“NENEK BANGUN! Kami udah pulang!” tangis Aldo pecah.

Aldi tak mampu berkata apa-apa.

Hari itu mereka benar-benar sendiri.

Saat membereskan barang-barang nenek, Aldo menemukan sebuah kertas tua di bawah bantal.

“Kak, ini apa?”

Tangannya gemetar saat membuka lipatan kertas itu. Itu adalah tulisan nenek. Surat itu berbunyi:

“Untuk Aldi dan Aldo, cucu nenek tersayang, jika kalian membaca ini, mungkin nenek sudah tidak ada. Nenek minta maaf karena tidak bisa lebih lama menjaga kalian. Tapi nenek sangat bangga pada kalian. Kalian anak yang kuat, baik, dan tidak pernah menyerah.

Jangan benci keadaan, jangan benci siapa pun, tetaplah jadi anak baik, dan kejar impian kalian. Nenek akan selalu mendoakan kalian, dari mana pun nenek berada. Nenek sayang kalian, selamanya.”

Tangis mereka pecah. Aldo memeluk surat itu erat.

“Kak… nenek masih mikirin kita…” suaranya penuh sesak.

Aldi menunduk, air matanya jatuh tanpa henti.

“Kita harus wujudin semua harapan nenek…”

Empat tahun berlalu. Dengan air mata, luka, dan perjuangan yang tak terhitung, mereka terus bertahan. Hingga akhirnya mereka berdiri tegak dengan seragam tentara di tubuh mereka.

Bukan lagi anak kecil yang diejek. Bukan lagi anak yang dipandang rendah. Mereka telah membuktikan segalanya.

Di suatu sore, mereka berdiri di depan makam nenek. Angin berhembus pelan, seolah membawa kenangan masa lalu.

Aldo menunduk, suaranya bergetar.

“Nenek… Papa… Mama… lihat kami sekarang…”

Air matanya jatuh tanpa bisa ditahan.

“Kami sudah berjuang, kami sudah mencoba kuat. Walaupun dulu kami sering hampir menyerah.”

Aldi menggenggam bahu adiknya.

“Semua ini… karena kalian. Karena kami tidak ingin mengecewakan kalian…”

Hening.

Hanya suara angin dan tangis yang tersisa.

“Sekarang kami sudah sampai di titik ini, tapi jujur…” suara Aldo makin pelan.

“Kami rindu.”

Tiba-tiba, langkah kaki terdengar mendekat. Seseorang berdiri di belakang mereka.

Itu Rico.

Wajahnya tidak lagi sombong. Matanya merah, penuh penyesalan.

“Aldi… Aldo…” suaranya bergetar.

Mereka menoleh.

“Aku… minta maaf…”

Hening.

“Aku yang dulu jahat sama kalian, aku yang ambil uang kalian…” air matanya jatuh.

“Kalau saja waktu itu aku nggak ngelakuin itu, mungkin…” suaranya terputus.

“Mungkin nenek kalian masih bisa ditolong…”

Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk hati.

Namun, Aldi menatapnya tenang.

“Yang sudah terjadi, tidak bisa diulang,” ucapnya pelan.

Aldo menunduk, menahan tangis.

“Tapi semoga kamu benar-benar berubah.”

Rico menangis.

“Aku menyesal, seumur hidup aku bakal ingat ini.”

Hening kembali.

Angin berhembus pelan di antara mereka. Aldi menatap makam nenek.

“Maafkan kami dan maafkan dia juga, Nek.”

Untuk pertama kalinya, mereka belajar memaafkan. Meski luka itu tidak akan pernah benar-benar hilang.

Pesan Moral:
Perbuatan kecil bisa membawa dampak besar bagi orang lain. Jangan pernah meremehkan atau menyakiti orang lain, karena penyesalan selalu datang di akhir. Dan bagi yang terluka, memaafkan adalah bentuk kekuatan terbesar.




Jumat, 27 Februari 2026

Pembelajaran Biologi Dikemas Talkshow

by: HANIF ALHAKIM 

KELAS XI.1

Siswa kelas XI SMA Negeri 2 Martapura mengikuti pembelajaran Biologi dengan suasana berbeda. Dalam materi tentang penyakit saraf pada manusia, guru Biologi, Dwi Lestari, S.Si, menerapkan metode presentasi berbentuk talkshow di dalam kelas.


Dalam kegiatan tersebut, setiap kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan topik penyakit saraf yang berbeda, seperti stroke, Alzheimer, epilepsi, Parkinson, dan meningitis. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan materi seolah-olah sedang menjadi pembawa acara dan narasumber dalam sebuah talkshow.


Melalui konsep ini, para siswa membahas berbagai hal penting terkait penyakit yang dipelajari, mulai dari penyebab, gejala, dampak bagi penderitanya, hingga cara pencegahannya. Penyampaian materi dilakukan secara kreatif dan interaktif sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup dan tidak membosankan.


Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, sehingga tercipta diskusi aktif antar siswa. Metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman materi, tetapi juga melatih keberanian berbicara serta kerja sama dalam kelompok.

Berikut Videonya